BU
Budi Santoso
22 May 2026 - 07:21 (4 months ago)

Analisis Imbuhan 'di-' vs Kata Depan 'di'

Lampiran Cekrek: Kesalahan Penulisan 'di jual' di Spanduk Toko
Kesalahan Penulisan 'di jual' di Spanduk Toko
Lokasi/Info: Menemukan tulisan 'di jual' dipisah di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Seharusnya digabung menjadi 'dijual' karena 'di-' berfungsi sebagai imbuhan kata kerja pasif, bukan kata depan penunjuk tempat.
Halo teman-teman! Saya sering sekali melihat spanduk di jalan bertuliskan 'di sewakan', 'di kontrakkan', atau 'di jual'. Di sisi lain, ada juga yang menulis 'diRumah', 'diSekolah' digabung.

Mari kita rundingkan bersama mengapa aturan penulisan 'di-' yang sangat mendasar ini masih sangat sering dilanggar di masyarakat kita. Bagaimana cara terbaik untuk mengedukasi pemilik usaha kecil?
Tanggapan Komunitas (2)
Silakan Masuk atau Daftar terlebih dahulu untuk memberikan tanggapan Anda.
AD
Admin Paparazzi 4 months ago
Sangat setuju, Bung Budi. Berdasarkan PUEBI/Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V, aturan ini cukup sederhana: 'di' dipisah jika merujuk pada keterangan tempat/arah (kata depan), dan digabung jika merujuk pada kata kerja pasif (imbuhan).

Menurut saya, edukasi yang ramah dari komunitas peduli bahasa setempat atau penyuluhan saat pembuatan izin spanduk bisa sangat membantu pemilik usaha kecil.
BU
Budi Santoso 4 months ago
Terima kasih responnya Admin! Betul sekali, sosialisasi resmi di tingkat kelurahan/kecamatan saat mendaftarkan izin reklame atau spanduk usaha akan sangat efektif.
Panduan Perundingan

Bantu komunitas ini tumbuh dengan memberikan komentar yang bermutu tinggi.

Tips Memberikan Tanggapan:

  • Gunakan referensi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jika memungkinkan.
  • Jelaskan kaidah dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
  • Pertahankan etika berkomunikasi yang santun dan kondusif.